PA Surabaya Dukung Riset BRIN soal Perempuan dan Keluarga
Surabaya, 8 September 2025 - Pengadilan Agama Surabaya menerima kunjungan tim peneliti dari Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial Humaniora BRIN. Penelitian ini mengangkat tema “Pengadilan sebagai Ruang Negosiasi Gender: Studi tentang Gugatan Cerai oleh Perempuan dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Keluarga”. Tim peneliti dipimpin oleh Dr. Warmis, S.E., M.M., Ph.D. bersama Dr. Syarifatul Hayati, Lc., M.A., dan disambut hangat oleh Wakil Ketua PA Surabaya di ruang pertemuan utama.

Wakil Ketua PA Surabaya menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap penelitian akademik yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu sekaligus peningkatan kualitas layanan peradilan. “Kami menyambut baik kolaborasi dengan BRIN, karena penelitian ini dapat memberikan perspektif baru bagi lembaga peradilan dalam merespons isu-isu kesetaraan gender dan kesejahteraan keluarga,” ujar beliau. Salah satu hakim PA Surabaya juga memberikan pandangannya terkait pentingnya penelitian ini.
Menurutnya, banyak perkara perceraian yang diajukan oleh perempuan tidak hanya karena faktor ekonomi, tetapi juga terkait peran dan posisi perempuan dalam keluarga. “Kami berharap hasil penelitian ini bisa menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan bagi pengadilan di seluruh Indonesia,” ungkapnya. Panitera Muda Hukum PA Surabaya menambahkan bahwa penelitian semacam ini juga bermanfaat bagi internal pengadilan, khususnya dalam pengelolaan data perkara. “Dengan adanya penelitian ini, kami semakin berkomitmen untuk menjaga keterbukaan data sekaligus meningkatkan profesionalisme pelayanan,” ucapnya. Kegiatan penelitian ini akan berlangsung hingga 13 September 2025, mencakup wawancara, pengumpulan data, serta observasi persidangan di PA Surabaya.












Berita Terkait: