PA Surabaya Menghadiri Pembukaan Pelaksanaan Fit and Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama 2025
Surabaya, 22 Desember 2025 - Transformasi sistem seleksi aparatur peradilan terus bergerak menuju arah yang lebih modern dan akuntabel. Mahkamah Agung RI menempatkan integritas, kompetensi, dan objektivitas sebagai fondasi utama dalam proses promosi jabatan hakim. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan sistem elektronik yang terukur dan transparan.

Sejalan dengan itu, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama secara resmi membuka Pelaksanaan Simulasi E-Test Fit and Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh satuan kerja peradilan agama pada Senin, 22 Desember 2025. Pembukaan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Dalam arahannya, narasumber dari Direktorat Jenderal Badilag menegaskan bahwa E-Test merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan Mahkamah Agung. “Penerapan E-Test adalah upaya memastikan proses seleksi berjalan objektif, profesional, dan bebas dari intervensi,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan peserta dalam memahami sistem dan mekanisme ujian. Dari Pengadilan Agama Surabaya, pembukaan kegiatan ini diikuti oleh sepuluh hakim calon peserta Fit and Proper Test. Kehadiran para peserta mencerminkan kesiapan dan kesungguhan dalam mengikuti tahapan seleksi. Kegiatan pembukaan menjadi penanda dimulainya rangkaian seleksi Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025.












Berita Terkait: