Hakim PA Surabaya Ikuti E Test Fit and Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025 Secara Serentak
Surabaya, 23 Desember 2025 - Komitmen Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam menjaga kualitas dan integritas aparatur peradilan kembali ditegaskan melalui mekanisme seleksi yang transparan dan modern. Seleksi calon Hakim Tinggi Peradilan Agama tidak hanya menuntut kecakapan teknis, tetapi juga integritas moral dan wawasan kebangsaan yang kuat. Prinsip inilah yang menjadi landasan pelaksanaan E-Test Fit and Proper Test Tahun 2025.

Mahkamah Agung RI melalui Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama menyelenggarakan E-Test (Multiple Choice) Fit and Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama secara serentak pada Selasa, 23 Desember 2025, pukul 08.30–10.00 WIB. Ujian berbasis elektronik ini dirancang untuk mengukur pemahaman peserta terhadap aspek hukum, teknis yudisial, serta nilai integritas aparatur peradilan. Dirjen Badilag menegaskan, “Pelaksanaan E-Test ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel.”

Pengadilan Agama Surabaya turut ambil bagian dengan mengikutsertakan sepuluh hakim sebagai peserta, yakni Slamet, S.Ag., S.H., M.H.; Dra. Masrifah, M.H.; Drs. Muqoddar, S.H.; Drs. Hamzanwadi, M.H.; Dra. Rusydiana, M.H.; Drs. Suyadi, M.H.; Bua Eva Hidayah, S.H., M.H.; Sutaji, S.H., M.H.; Drs. Akramudin, M.H.; dan Dra. Dzirwah. Seluruh peserta mengikuti ujian sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan panitia pusat. Pelaksanaan berjalan tertib dengan pengawasan ketat guna menjaga kredibilitas hasil seleksi. Salah satu peserta dari PA Surabaya, Sutaji, S.H., M.H., menyampaikan bahwa sistem E-Test memberikan pengalaman seleksi yang lebih terukur dan profesional. “E-Test ini menuntut kesiapan materi sekaligus ketelitian, sehingga benar-benar menguji kompetensi dan integritas peserta,” ujarnya. Ia berharap proses seleksi ini mampu melahirkan Hakim Tinggi Peradilan Agama yang berkompeten, berintegritas, dan siap mengemban amanah keadilan bagi masyarakat.












Berita Terkait: