PA Surabaya Terima Monitoring dan Evaluasi Layanan Peradilan oleh Bappenas
Surabaya, 17 Juni 2026 – Peningkatan kualitas pelayanan publik memerlukan evaluasi yang berkelanjutan guna memastikan layanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, berbagai capaian, inovasi, serta tantangan dalam pelaksanaan layanan dapat diidentifikasi sebagai bahan penyempurnaan kebijakan di masa mendatang. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pengadilan Agama Surabaya menerima kunjungan tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Layanan Peradilan yang dilaksanakan pada Rabu hingga Kamis, 17–18 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan, pejabat struktural dan fungsional, serta aparatur Pengadilan Agama Surabaya yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan peradilan. Tim Bappenas melakukan peninjauan terhadap berbagai layanan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi informasi yang diterapkan untuk mendukung akses keadilan bagi masyarakat.

Dalam sesi diskusi dan pendalaman data, tim Bappenas melakukan peninjauan terhadap berbagai layanan unggulan yang dimiliki Pengadilan Agama Surabaya. Tim juga menggali informasi terkait implementasi inovasi, capaian kinerja, serta kontribusinya dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, tim Bappenas menyampaikan apresiasi terhadap berbagai terobosan yang telah dilakukan oleh Pengadilan Agama Surabaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ketua Pengadilan Agama Surabaya, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menyampaikan, “Dengan jumlah perkara yang mencapai lebih dari 11.000 perkara setiap tahun, Pengadilan Agama Surabaya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik meskipun masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.” Beliau juga menjelaskan kebutuhan penambahan rak arsip, perangkat pendingin ruangan (AC), serta penguatan infrastruktur teknologi informasi seperti server untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengelolaan perkara. Menanggapi hal tersebut, tim Bappenas menyampaikan apresiasi atas kinerja PA Surabaya yang tetap mampu memberikan pelayanan secara optimal meskipun menempati gedung nonprototipe dan menghadapi keterbatasan sumber daya pendukung. Kegiatan ditutup dengan peninjauan area layanan, dokumentasi bersama, serta harapan agar inovasi yang telah dikembangkan dapat terus memberikan manfaat dan menjadi praktik baik bagi satuan kerja peradilan lainnya.












Berita Terkait: