PA Surabaya Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Peradilan Agama di PTA Surabaya
Surabaya, 2 Juni 2026 – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat. Melalui proses tersebut, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Momentum ini juga menjadi sarana memperkuat komitmen aparatur peradilan dalam mewujudkan badan peradilan yang agung.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan 1 Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama, 2 Hakim Tinggi, serta 20 Ketua Pengadilan Agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di Aula KH. Abdullah Shiddiq PTA Surabaya pada Selasa, 2 Juni 2026 tersebut dihadiri oleh para hakim tinggi, pimpinan pengadilan agama, pejabat struktural dan fungsional, serta keluarga pejabat yang dilantik. Dari Pengadilan Agama Surabaya hadir Sekretaris Prasetya Puji Raharja, S.H., M.H., dan Panitera Drs. Surib Wahyudi, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Ketua PTA Surabaya menyampaikan, “Jabatan bukanlah fasilitas untuk dilayani, melainkan amanah untuk melayani. Pemimpin harus hadir sebagai khalifah yang mampu membawa perubahan, menjaga amanah, dan memberikan manfaat bagi organisasi serta masyarakat pencari keadilan.” Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga kemampuan mengintegrasikan raga, pikiran, hati, nafsu, dan jiwa dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

Menanggapi amanat tersebut, Sekretaris Pengadilan Agama Surabaya menyampaikan, “Pesan yang disampaikan Ketua PTA Surabaya menjadi pengingat bagi seluruh aparatur peradilan bahwa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas, ilmu, dan keteladanan.” Melalui kegiatan ini, diharapkan para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat. Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan profesionalisme seluruh satuan kerja di lingkungan peradilan agama Jawa Timur.












Berita Terkait: